large image
Hubungi Kami
Jalan Samratulangi No. 2-3,Kota Manado, Telp. : (0431) 850677
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Dikunjungi oleh : 171451 user
  • IP address : 54.196.26.1
Ruang Diskusi
Link Terkait
Link Mitra
Bunga Emas Khas Kota Tomohon
Kategori Berita | Diposting pada : 12-08-2012 -|- 07:56:00 oleh admin
Share this article on

TOMOHON - Bunga seruni atau krisanthemum dalam bahasa Yunani memiliki arti sebagai bunga emas. Meski merupakan jenis bunga daerah sub tropis, uniknya tanaman hias ini dapat tumbuh dengan cantik di hampir setiap ladang bunga milik petani di Tomohon, Sulawesi Utara.

"Krisan atau yang biasa disebut seruni oleh masyarakat Manado, memang merupakan bunga yang menjadi ciri khas daerah Tomohon," ujar Jani Lasut, ketua Asosiasi Krisan Sulawesi Utara ketika ditemui di ladang miliknya di Tomohon, Selasa (8/8/2012).

Menurut Jani, letak geografis kota Tomohon yang berada di dataran tinggi serta diapit dua gunung berapi membuat bunga seruni dapat tumbuh dengan baik, meski bukan daerah sub tropis.

Janis mengatakan, budaya bunga seruni di Tomohon sudah ada sejak awal kedatangan Belanda di Indonesia. "Waktu saya masih kecil Opa dan Oma saya juga sudah menggunakan bunga seruni untuk beragam kegiatan baik suka maupun duka," kata Jani.

Memang benar karena menurut koleksi Perpustakaan Yayasan Masarang dalam tulisan-tulisan karya HB Palar dikatakan bahwa bunga seruni merupakan peninggalan misionaris Katolik yang datang dari Belanda. Mereka membawa bunga khas negaranya untuk ditanam di daerah yang mereka kunjungi.

Kini di kota suku Tombulu sudah terdapat sekitar 21 varietas unggul krisan yang merupakan hasil budidaya sekitar 24 petani krisan Tomohon. Seruni sendiri dapat dibudidaya dengan menggunakan anakan, stek, ataupun pucuk (stek batang).

Bunga yang menurut feng shui atau ramalan China sebagai kebahagian ini makin berkembang pesat di Tomohon berkat diadakannya parade bunga Tomohon pada 8 Februari 2006, yang merupakan cikal bakal dari Tomohon Flowers Festival (TFF) yang digelar pada Juni 2008. Bahkan kini, mulai tahun 2012 gelaran TFF pun berkembang menjadi Tomohon Internasional Flowers Festival.

Jani sendiri berharap, selain mempercantik kota Tomohon, seruni dapat semakin memperkuat perekonomian petani bunga Tomohon. "Sekarang kami sedang mengusahakan agar krisan hasil budidaya Tomohon dapat di ekspor ke negara-negara lain," kata Jani.


Sumber : KOMPAS.com



Baca Juga Berita Lainnya
GALERI KEGIATAN TERBARU
BERGABUNG DENGAN GROUP KAMI DI FACEBOOK